Mengenal Jurusan Ilmu Perpustakaan Undip, Jurusan yang Katanya Sepi Peminat. Emang Iya?


    S
elama ini, ketika ada seseorang yang masuk ke jurusan Ilmu Perpustakaan pasti orang orang langsung bereaksi “pasti kalo lulus jaga buku, ya?” “oh, yang jaga di perpustakaan itu?” atau yang lebih parah ada juga yang bereaksi  “oh, jadi last options jurusan ya? biar yang penting kuliah”. Beneran deh guys, kalimat itu jadi kalimat yang paling sering orang lontarkan ketika ada yang masuk jurusan Ilmu Perpustakaan. Ya memang sih, jurusan ini memang ga sepopuler jurusan manajemen, akuntansi, ataupun hukum. Akibatnya, muncul anggapan bahwa jurusan ini sepi peminat dan kurang prospek. Tapi, kalau kita melihat jurusan Ilmu Perpustakaan di Universitas Diponegoro, kenyataanya ga sesederhana itu. Di kampus ini, jurusan Ilmu Perpustakaan justru menjadi bidang modern yang sangat relevan dengan kebutuhan di era digital seperti sekarang.


Ilmu Perpustakaan Undip: Jurusan yang Bertransformasi

    Ilmu Perpustakaan Undip tidak lagi identik dengan kegiatan manual seperti mencatat buku atau menyusun katalog. Kurikulumnya sudah bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Mahasiswanya diajarkan bagaimana cara mengelola informasi, menyimpan sebuah informasi, serta menyebarkan informasi secara cerdas menggunakan teknologi. Mahasiswa juga diajarkan bagaimana membuat sebuah digital library, sistem repository, hingga literasi informasi sebagai kemampuan dasar semua profesi.


    Jadi, di jurusan ini tidak hanya mempelajari tentang “buku”, tapi juga akan mempelajari seluruh ekosistem informasi. Lulusan Ilmu Perpustakaan juga memiliki kompetensi yang ga kalah modern jika dibandingkan dengan jurusan teknologi informasi ataupun komunikasi, terutama di sisi manajemen data dan dokumentasi.


Emang Iya Sepi Peminat? Justru Jadi Jurusan yang Stabil dan Punya Fans Tersendiri

    Mitos sepi peminat sebenarnya karena jurusan ini ga se populer jurusan manajemen, akuntansi, dan hukum. Tapi, realitanya jurusan Ilmu Perpustakaan Undip punya jumlah peminat yang lumayan stabil setiap tahunnya. Keketatannya memang ga seekstrem manajemen, tapi tetap kompetitif dan punya calon mahasiswa yang bener bener punya ketertarikan dengan bidang informasi.


    Justru karena tidak “meledak” peminat, mahasiswanya jadi punya akses belajar yang lebih optimal seperti kelas menjadi tidak penuh, interaksi dengan dosen menjadi lebih dekat, dan kesempatan praktiknya lebih luas. Ini menjadi keuntungan yang jarang ditemui di jurusan yang memiliki banyak jumlah mahasiswa.


Prospek Kerja yang Luas dan Terus Tumbuh

    Salah satu kesalahpahaman terbesar adalah lulusan Ilmu Perpustakaan akan bekerja menjadi pustakawan. Faktanya, dengan ilmu yang dimiliki lulusan ini sangat dibutuhkan di banyak sektor yang bergerak dengan data dan dokumentasi. Di era digital, kemampuan mengelola, menata, dan mengamankan informasi justru semakin dibutuhkan di perusahaan. Itulah mengapa peluang kerja lulusan ini menjadi semakin luas, bukan sebaliknya.


Kenapa Harus Coba Jurusan Ini?

      Jadi, kalau kamu tertarik dengan data, suka baca buku, suka riset, atau punya ketelitian tinggi, jurusan ini cocok banget buat kamu. Suasana belajar yang nyaman, dosen yang andal, serta fasilitas yang bagus dapat ditemukan di jurusan Ilmu Perpustakaan Undip.


        Selain itu, jurusan yang katanya “sepi peminat” ini justru memberi ruang untuk dapat berkembang lebih bebas. Kamu bisa ikut proyek digitalisasi, magang di institusi besar, hingga terjun di dunia literasi digital.



        Jadi, sebenarnya jurusan ini engga bener bener sepi peminat kok guys, justru karena jurusan ini tidak terlalu disorot, maka membuat jurusan ini memiliki posisi strategis di era digital yang haus akan pengelola informasi. Dengan kurikulum yang berkembang mengikuti perubahan zaman, peluang kerja yang luas, dan lingkungan belajar yang menyenangkan, jurusan ini cocok masuk ke daftar jurusan pilihan bagi siapapun yang memang tertarik membangun karier di bidang informasi.


0 Komentar