Jadi pustakawan itu ngga cuma duduk di depan meja layanan perpustakaan atau jaga buku di perpustakaan. Pustakawan juga melakukan kegiatan pengklasifikasian buku supaya pemustaka dapat dengan mudah menemuka bahan pustaka yang dicari. Kegiatan pengklasifikasian ini ga cuma sekadar menempel lebel pada punggung buku, tetapi ada ilmunya sendiri. Selama berkuliah, mahasiswa ilmu perpustakaan akan dibekali dengan materi pengklasifikasian bahan pustaka.
Kegiatan pengklasifikasian ini juga gaboleh dilakuin sembarangan loh, ada peraturan peraturannya. Dalam ilmu perpustakaan, ada beberapa sistem klasifikasi yaitu seperti Dewey Decimal Classification (DDC), Universal Decimal Classification (UDC), Library of Congress Classification (LCC), dan Color Classification (CC).
Kegiatan mengklasifikasikan buku dimulai dengan menentukan terlebih dahulu subjek dari buku yang akan diklasifikasi, setelah itu gunakan salah sistem klasifikasi, selanjutnya menentukan kode pengarang dan menambahkan huruf pertama judul buku, dan langkah terakhir adalah labeling dan menginputkan data ke sistem komputer.
Dengan diklasifikasikannya bahan pustaka menurut subjek masing masing, dan peletakan buku ke rak yang sesuai dengan subjeknya, maka pemustaka akan mudah dalam menemuka buku yang mereka cari tanpa perlu berkeliling ke seluruh penjuru perpustakaan.

0 Komentar